JADWAL UJIAN NASIONAL 2009

Informasi Ujian Nasional 2009 Terlengkap

Departemen Pendidikan Nasional bersama BSNP, dan Depag telah melakukan kesepakatan bersama mengenai jadwal pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun akademik 2008/2009 sebagai berikut:
– UN SMA/MA : 20 — 24 April 2009
– UN SMP/Mts : 27 — 30 April 2009

- UN SD/MI : 11 — 13 Mei 2009
– SMK/SMALB : 20 — 22 April 2009

Standar Kelulusan UN 2009
Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut:
– memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan,
– dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya.

UN SMA/MA 2009 (Pelajaran, Jumlah Soal, Waktu dan Jadwal)

Berikut adalah mata pelajaran, jumlah soal dan waktu yang disediakan untuk UN SMA dan MA 2009.
UN 2008 SMA Program IPA

No Mata Pelajaran Soal Alokasi Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 20 April 09
2 Bahasa Inggris 50 *) 120 menit Selasa, 21 April 09
3 Matematika 40 120 menit Rabu, 22 April 09
4 Fisika 40 120 menit Kamis, 23 April 09
5 Kimia 40 120 menit Jum’at, 24 April 09
6 Biologi 40 120 menit Senin, 20 April 09

UN 2008 SMA Program IPS

No Mata Pelajaran Soal Alokasi Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 20 April 09
2 Bahasa Inggris 50 *) 120 menit Selasa, 21 April 09
3 Matematika 40 120 menit Rabu, 22 April 09
4 Ekonomi 40 120 menit Jum’at, 24 April 09
5 Sosiologi 40 120 menit Senin, 20 April 09
6 Geografi 40 120 menit Kamis, 23 April 09

UN 2008 SMA Program Bahasa

No Mata Pelajaran Soal Alokasi Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 20 April 09
2 Bahasa Inggris 50 *) 120 menit Selasa, 21 April 09
3 Matematika 40 120 menit Rabu, 22 April 09
4 Sastra Indonesia 40 120 menit Kamis, 23 April 09
5 Sejarah /Antro 40 120 menit Senin, 20 April 09
6 Bahasa Asing *)) 40 120 menit Jum’at, 24 April 09

UN 2008 MA

No Mata Pelajaran Soal Alokasi Waktu Tanggal
1 Bahasa Indonesia 50 120 menit Senin, 20 April 09
2 Bahasa Inggris 50 *) 120 menit Selasa, 21 April 09
3 Matematika 40 120 menit Rabu, 22 April 09
4 Ilmu Tafsir 40 120 menit Jum’at, 24 April 09
5 Ilmu Hadist 40 120 menit Kamis, 23 April 09
6 Ilmu Kalam 40 120 menit Senin, 20 April 09

Keterangan:
* Alokasi Waktu = waktu total UN (persiapan, ujian, dan selesai).Waktu Efektif UN adalah 120 menit (2 jam)

*) terdiri atas 15 soal listening comprehension atau 15 soal reading untuk penyandang tunarungu dan 35 soal pilihan ganda
**) Sesuai dengan pilihan B. Arab, B.Jepang, B.Jerman, B.Prancis, B.Mandarin

Tagged with: , , , ,
Posted in jadwal unas 2009

INFORMASI TERBARU UJIAN NASIONAL 2009

Jadwal Ujian Nasional 2009 Diputuskan Pekan Depan Departemen Pendidikan Nasional menjanjikan keputusan pelaksanaan ujian nasional sudah bisa diketahui pekan depan sehingga guru dan murid bisa bersiap jika ada perubahan. Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional Dodi Nandika, pihaknya sedang mengkaji jadwal pelaksanaan ujian nasional 2009. “Karena waktunya dekat dengan pemilihan umum,” ujarnya seusai rapat koordinasi Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dan Departemen Pemuda dan Olahraga dengan Komisi X DPR, Senin (22/9). Departemen Pendidikan, katanya, telah berkoordinasi dengan Badan Standar Nasional Pendidikan yang merupakan badan independen pelaksana ujian nasional. “Intinya bagaimana agar jadwal belajar dan pelaksanaan ujian tidak terganggu,” kata Dodi. Unpad Sambut Rencana Ujian Nasional Jadi Syarat Masuk Perguruan Tinggi Rencana menggunakan hasil ujian nasional sekolah menengah atas sebagai salah satu syarat masuk perguruan tinggi negeri ditanggapi positif oleh Rektor Universitas Padjajaran Ganjar Kurnia. “Asal validitas data dan penyelenggaraan ujian nasionalnya harus bagus, karena kita sedang menuju kompetensi standar nasional,” ujarnya saat dihubungi hari ini. Ia mengakui wacana ini telah digulirkan pemeritah dan asosiasi rektor perguruan tinggi negeri. “Mungkin pekan-pekan mendatang wacana ini akan dibawa pada rapat para rektor perguruan tinggi negeri untuk ditindaklanjuti. Pasalnya, saat ini rektor lagi membahas hasil evaluasi SMPTN yang diselengarakan bulan lalu.” Ganjar mengatakan dengan model seperti ini nantinya bisa menurunkan biaya penyelenggaraan pendidikan masuk kepada perguruan tinggi karena tidak adanya saringan masuk perguruan tinggi lagi semacam SPMB atau SMPTN. “Tapi, tetap pemerintah harus meminimalkan kebocoran soal yang terjadi dalam pelaksananan ujian negara,” ungkapnya. Menurut Ganjar, meski beberapa perguruan tinggi negeri sudah menyambut baik rencana ini, seperti ITB, namun teknisnya masih perlu dikaji dan dibahas lebih lanjut. “Tergantung nanti pembicaraan rektor perguruan tinggi negeri dan pemerintah. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa terselenggara,” ujarnya.

Tagged with: , , , , , ,
Posted in ujian nasional 2009

Informasi Ujian Nasional Tahun 2009

Ujian nasional sejatinya bukanlah suatu hal yang baru bagi dunia pendidikan kita. Ujian Nasional dilaksanakan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

1.      Pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan;

2.      Seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;

3.      Penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan;

4.      Pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan

 

 A. Persyaratan Calon Peserta Ujian Nasional Tingkat SD dan yang sederajat antara lain :

·             Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan SD, MI, dan

·             SDLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan, dan Tunalaras).

·             Peserta didik yang memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester 1 tahun terakhir.

·             Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI, dapat mengikuti UASBN pada sekolah/madrasah penyelenggara terdekat.

·             Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UASBN di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti

·             UASBN di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama atau pada tempat lain yang ditentukan sebagai penyelenggara ujian.

·             Peserta didik yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UASBN utama dapat mengikuti UASBN susulan. 

 

 B. Persyaratan Calon Peserta Ujian Nasional untuk jenjang SMP dan SMA/SMK

·             Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan SMP, SMPLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan dan Tunalaras), MTs, SMA, SMALB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan dan Tunalaras), MA, dan SMK berhak mengikuti Ujian Nasional (UN).

·             Peserta didik yang memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester I tahun terakhir.

·             Khusus peserta didik SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional dapat mengikuti UN.

·             Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara, atau berpenghargaan sama, dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah, atau memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV untuk peserta didik Kulliyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (KMI)/Tarbiyatul- Mu’alimin Al-Islamiyah (TMI) yang pindah ke SMA, MA, dan SMK.

·             Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum mengikuti ujian Sekolah/Madrasah, atau sekurang-kurangnya 2 tahun untuk peserta program percepatan belajar.

·             Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI, dapat mengikuti UN pada sekolah/madrasah penyelenggara terdekat dengan persyaratan sebagaimana tercantum pada butir 1 dan 3 di atas.

·             Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti UN di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama.

·             Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan.

 

B. Persyaratan Calon Peserta Ujian Nasional untuk jenjang SMP dan SMA/SMK

·             Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di satuan pendidikan SMP, SMPLB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan dan Tunalaras), MTs, SMA, SMALB (Tunanetra, Tunarungu, Tunadaksa ringan dan Tunalaras), MA, dan SMK berhak mengikuti Ujian Nasional (UN).

·             Peserta didik yang memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester I tahun terakhir.

·             Khusus peserta didik SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran untuk mata pelajaran yang diujikan secara nasional dapat mengikuti UN.

·             Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara, atau berpenghargaan sama, dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah, atau memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV untuk peserta didik Kulliyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (KMI)/Tarbiyatul- Mu’alimin Al-Islamiyah (TMI) yang pindah ke SMA, MA, dan SMK.

·             Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum mengikuti ujian Sekolah/Madrasah, atau sekurang-kurangnya 2 tahun untuk peserta program percepatan belajar.

·             Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI, dapat mengikuti UN pada sekolah/madrasah penyelenggara terdekat dengan persyaratan sebagaimana tercantum pada butir 1 dan 3 di atas.

·             Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN di satuan pendidikan yang bersangkutan, dapat mengikuti UN di satuan pendidikan lain pada jenjang dan jenis yang sama.

·             Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan.

·             Peserta UN yang tidak lulus UN pada tahun sebelumnya yang akan mengikuti UN tahun

Tagged with: , , , ,
Posted in ujian nasional 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.